CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Jumat, 08 Januari 2010

RASIO – RASIO KEUANGAN PERUSAHAAN

RASIO – RASIO KEUANGAN PERUSAHAAN

Untuk dapat memproleh gambaran tentang perkembangan finansial suatu perusahaan, perlu mengadakan analisa atau interprestasi terhadap data finansial dari perusahaan bersangkutan, dimana data finansial itu tercermin didalam laporan keuangan. Ukuran yang sering digunakan dalam analisa finansial adalah ratio.

Laporan Keuangan dibuat agar dapat digunakan suatu kegunaan yang penting adalah dalam menganalisis kesehatan ekonomi perusahaan. Menurut Kown ( 2004 ; 107 ) : “ Hasil dari menganalisis laporan keuangan adalah rasio keuangan berupa angka-angka dan rasio keuangan harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan”.

analisa Laporan Keuangan menyangkut pemeriksaaan keterkaitan angka–angka dalam laporan keuangan dan trend angka –angka dalam beberapa periode, satu tujuan dari analisis laporan keuangan menggunakan kinerja perusahaan yang lalu untuk memperkirakan bagaimana akan terjadi dimasa yang akan datang.

Menurut Van Horne ( 2005 : 234) : “Rasio keuangan adalah alat yang digunakan untuk menganalisis kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Kita menghitung berbagai rasio karena dengan cara ini kita bisa mendapat perbandingan yang mungkin akan berguna daripada berbagai angka mentahnya sendiri”.

Meskipun analisis rasio mampu memberikan informasi yang bermanfaat sehubungan dengan keadaan operasi dan kondisi keuangan perusahaan, terdapat juga unsur keterbatasan informasi yang membutuhkan kehati – hatian dalam mempertimbangkan masalah yang terdapat dalam perusahaan tersebut.
Menurut Kown (2004: 108) : Rasio keuangan setidaknya dapat memberikan jawaban atas empat pertanyaan yaitu :
1. Bagaimana Likuiditas Perusahaan
2. Apakah Manajemen efektif menghasilkan laba operasi atas aktiva
3. Bagaimana perusahaan didanai
4. Apakah pemegang saham biasa mendapatkan tingkat pengembalian
yang cukup.

Hal ini disebabkan sulitnya mendapatkan rata – rata pembanding yang tepat bagi perusahaan yang mengoperasikan beberapa divisi yang berbeda pada industri yang berlainan.

Sebagai salah satu bentuk informasi yang relevan dan kegunaanya yang efektif dalam menganalisa rasio dalam pengambilan keputusan. Dalam melakukan analisa, penganalisa dapat menggunakan dua macam perbandingan yaitu :
1. Membandingkan rasio sekarang dengan rasio – rasio yang lalu atau dengan rasio – rasio yang diperkirakan untuk waktu yang akan datang dari perusahaan yang sama.
2. Membandingkan rasio perusahaan dengan rasio –rasio yang sejenis dengan perusahaan lain yang sejenis, dan pada waktu yang sama.

Menurut Sumber datanya Van Horne ( 2005 : 234) : Angka rasio dapat dibedakan atas :
1. Rasio – rasio neraca ( Balance Sheet Ratio ), yaitu ratio – ratio yang disusun dari data yang berasal dari neraca, misalnya current ratio, acid test ratio, current asset to total asset ratio, current liabilities to total asset ratio dan lain sebagainya.
2. Rasio – rasio Laporan Laba Rugi ( Income Statement Ratio ), ialah data yang disusun dari data yang berasal dari income statement, misalnya gross profit, net margin, operating margin, operating ratio dan sebagainya.
3. Rasio –rasio antar Laporan Keuangan ( Intern Statement Ratio), ialah ratio –ratio yang disusun dari data yang berasal dari neraca dan data lainya berasal dari income statement, misalnya asset turnover, Inventory turnover, receivable turnover, dan lain sebagainya.

Rasio keuangan dapat dibagi kedalam tiga bentuk umum yang sering dipergunakan yaitu : Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas ( Leverage ), dan Rasio Rentabilitas.

1. Ratio Likuiditas (Liquidity Ratio)
Merupakan Ratio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajian financial jangka pendek yang berupa hutang – hutang jangka pendek (short time debt) Menurut Van Horne :”Sistem Pembelanjaan yang baik Current ratio harus berada pada batas 200% dan Quick Ratio berada pada 100%”. Adapun yang tergabung dalam rasio ini adalah :

a. Current Ratio ( Rasio Lancar)
Merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki,
Current Ratio dapat dihitung dengan rumus :

Current Ratio = Aktiva Lancar
Hutang Lancar

Contoh : Current Ratio Pada PT XYZ Medan adalah sebagai berikut ( dalam Rupiah ) :
Tahun 2005 : = 1,04
Tahun 2006 : = 1,05
Ini berarti bahwa kemampuan untuk membayar hutang yang segera harus dipenuhi dengan aktiva lancar, untuk tahun 2005 adalah setiap Rp. 1 hutang lancar dijamin oleh Aktiva lancar Rp. 1,04. untuk tahun 2006 adalah setiap hutang lancar Rp. 1 dijamin oleh Rp.1,05 aktiva lancar.

b. Quick Ratio ( Rasio Cepat )
Merupakan rasio yang digunaka untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva yang lebih likuid . Quick Ratio dapat dihitung dengan rumus yaitu :

Quick Ratio = Aktiva Lancar – Persediaan
Hutang Lancar

c. Cash Ratio ( Rasio Lambat)

Merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan kas yang tersedia dan yang disimpan diBank. Cash Ratio dapat dihitung dengan Rumus yaitu :

Cash Ratio = Cash + Efek
Hutang Lancar

2. Ratio Solvabilitas

Rasio ini disebut juga Ratio leverage yaitu mengukur perbandingan dana yang disediakan oleh pemiliknya dengan dana yang dipinjam dari kreditur perusahaan tersebut. Rasio ini dimaksudkan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktiva perusahaan dibiayai oleh hutang rasio ini menunjukkan indikasi tingkat keamanan dari para pemberi pinjaman (Bank). Adapun Rasio yang tergabung dalam Rasio Leverage adalah :

a. Total Debt to Equity Ratio (Rasio Hutang terhadap Ekuitas)
Merupakan Perbandingan antara hutang – hutang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dan menunjukkan kemampuan modal sendiri, perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibanya .
Rasio ini dapat dihitung denga rumus yaitu :

Total Debt to equity Ratio = Total Hutang
Ekuitas Pemegang Saham

b. Total Debt to Total Asset Ratio ( Rasio Hutang terhadap Total Aktiva )

Rasio ini merupakan perbandingan antara hutang lancar dan hutang jangka panjang dan jumlah seluruh aktiva diketahui. Rasio ini menunjukkan berapa bagian dari keseluruhan aktiva yang dibelanjai oleh hutang. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :

Total Debt to Total Asset Ratio = Total Hutang
Total Aktiva

3. Ratio Rentabilitas

Rasio ini disebut juga sebagai Ratio Profitabilitas yaitu rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba atau keuntungan, profitabilitas suatu perusahaan mewujudkan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut.
Yang termasuk dalam ratio ini adalah :

a. Gross Profit Margin ( Margin Laba Kotor)
Merupakan perandingan antar penjualan bersih dikurangi dengan Harga Pokok penjualan dengan tingkat penjualan, rasio ini menggambarkan laba kotor yang dapat dicapai dari jumlah penjualan.

Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Gross Profit Margin = Laba kotor
Penjualan Bersih

b. Net Profit Margin (Margin Laba Bersih)
Merupakan rasio yang digunaka nuntuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan dengan volume penjualan.
Rasio ini dapat dihitung dengan Rumus yaitu :

Net Profit Margin = Laba Setelah Pajak
Penjualan Bersih

c. Earning Power of Total investment
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan dari modal yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan keuntungan netto. . Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :

Earning Power of Total investment = Laba Sebelum Pajak
Total aktiva

d. Return on Equity (Pengembalian atas Ekuitas)

Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan dari modal sendiri untuk menghasilkan keuntungan bagi seluruh pemegang saham, baik saham biasa maupun saham preferen. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Return on Equity = Laba Setelah Pajak
Ekuitas Pemegang Saham

Selasa, 05 Januari 2010

Catatanku (Melly g ft Baim)

(Melly)Awan Awan
Menghitam
Langit runtuhkan dunia
Saat aku tahu ternyata akhir ku tiba

(Baim)Mengapa semua menangis
Padahal ku selalu tersenyum
Usap air matamu
Aku tak ingin ada kesedihan

Reff :
(Melly)Burung sampaikan nada pilu
Angin terbangkan rasa sedih
Jemput bahagia diharinya
Berikan dia hidup

(Baim)Tuhan terserah mau-Mu
Aku ikut mau-Mu Tuhan
Ku catat semua ceritaku
Dalam harianku

Senin, 04 Januari 2010

New Eta - 7 Sumpah

Ada yang hilang jiwaku tak tenang
Semakin dalam tubuhku tenggelam
Oh hujan badai temani aku pulang
Dinginnnya malam tak mampu ku bertahan

Kini kau datang berikan aku ruang
Walau kau lelah tapi nafasku panjang
Akankah s’lalu kau tetap menemani
Sinari aku bagai cahaya mentari

Aku berjanji jika saatnya nanti
Kau ku beri arti hingga diriku mati

Yang hilang biarlah hilang
Yang pergi biarlah pergi
Tetap kau disini temani aku malam ini

Kini dimana harus ku cari lagi
Saat kau pergi tinggal aku sendiri
Lelah ku cari tak juga ku temui
Saat kau hilang tujuh sumpah ku maki

Aku berjanji jika nanti kau pergi
Akan selalu ku doakan kau mati

Aku yang slama ini berharap kau untuk coba mengerti
Untuk apa ku disini terjerat gelap malam ini
Dan aku yang slama ini berharap kau untuk cepat kembali
Temani aku tuk pulang dimana aku tenggelam, hilang

[*]
Yang hilang biarlah hilang
Yang pergi biarlah pergi
Tetap kau disini temani aku malam ini
Yang hilang biarlah hilang
Yang pergi biarkan mati
Tetap disini temani aku warnai hari

New Eta - Dalam Pekatnya

Sepertinya aku menyadari Saat kau pergi tinggalkan aku
Artimu kini kuresapi Ketika sunyi mendekap hati

Ingin pelukan malam ini Dalam pekatnya aku menangis
Sejenak langkah kuterhenti Dimana kini aku berdiri

Persetan pagi ini
Aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali
Bermimpi…

Saatnya kini kumengerti Langkahku ingin aku menepi
Semua harus kuakhiri Penantianku sampai disini

Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali bermimpi
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini

Aku mungkin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…

Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Cukup sudah aku menanti disini
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini

Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali bermimpi
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini

Aku mungkin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…

Aku ingin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…

Persetan hari ini
Aku lelah berlari
Jangan bangunkan aku lagi
Disini…

Ribas - Menunggu(Ternyata Menyakitkan)

Detak waktu beranjak
Iringi laraku
Ku menantimu wahai pemikat hati
Sekujur tubuh menanti
Untuk dapat bertemu
Tolonglah hadir aku menantimu
Bila waktu tlah berlalu
Senja dan hatiku kelabu
Bila janji tak lagi berarti
Sayang akankah kau tepati
Menunggu ternyata menyakitkan
Terlambat sudah kini dirimu telah berlabuh
Pada yang baru
Menanti ternyata meletihkan
Sadarlah diri apalah arti cintaku ini
Akankah ku terus menunggu
Dan bila kaki tlah letih
Badanku mulai merapuh
Lihatlah kerasnya aku menantimu
Mungkin kau tak pernah peduli
Apakah ku tlah mati disini
Tolonglah hadir aku menunggu

Ribas - Sebelah Hati

Lama sudah aku merasa
Kau tak pernah menyimpan cinta
Pada diriku
Pedih hatiku ini

Selalu ku coba menutup mata
Berharap nanti kau beri hati
Namun ternyata tak jua sirna
Cintamu padanya tetap kau juga

Bertepuklah sebelah tangan
Cintaku ini pada dirimu
Sakitnya hati saat bersaksi
Melihatmu lagi bersamanya

Aku beranjak dari hidupmu
Dari masalah, dari belenggu
Telah kau sakiti, kau khianati
Semua mimpi, mimpi indahku

Aku menyerah untuk mencinta
Ajari aku melupakanmu
Kini kusadari di dalam sepi
Meski ku pedih cinta tak ada lagi

Cinta tak ada lagi, cinta tak ada lagi
Cinta tak ada lagi

Selalu ku coba menutup mata
Berharap nanti kau beri hati
Namun ternyata tak jua sirna
Cintamu padanya tetap kau juga

Aku beranjak dari hidupmu
Dari masalah, dari belenggu
Telah kau sakiti, kau khianati
Semua mimpi, mimpi indahku

Menatapmu di kejauhan cinta

Aku beranjak dari hidupmu
Dari masalah, dari belenggu
Telah kau sakiti, kau khianati
Semua mimpi, mimpi indahku

Cinta tak ada lagi

Jumat, 01 Januari 2010

Andra & The Backbone – Jalanmu Bukan Jalanku

tak bisakah kau lihat diriku

tak cukupkah bahasa tubuhku
katakan padamu bahwa ku tlah bosan
tak bisakah kau baca hatiku
(tak bisakah kau baca hatiku)
bahwa diriku tak menginginkanmu lagi
(diri ini tak menginginkanmu lagi)
katakan padamu bahwa ku tak tahan

reff:
kini ku tak mampu lagi tuk ikuti caramu
hanya membuatku sakit hati
kini ku tak mau lagi jalanmu bukan jalanku
dan kau tlah memilih, kau tlah memilih

tak mudah bagiku untuk meninggalkan dirimu
tapiku tak tahan lagi denganmu oh denganmu

repeat reff

kini ku tak mampu lagi
hanya membuatku sakit hati
kini ku tak mau lagi
dan kau tlah memilih