Mengirimkan pesan menggunakan surat elektronik (email) bagi beberapa orang bisa jadi menjadi rutinitas dalam pekerjaan. Ada kalanya kita mengirimkan email tersebut dengan beberapa kondisi pengiriman yang berbeda, misalnya:
Mengirimkan email kepada satu orang
Mengirimkan email untuk beberapa orang sekaligus, atau
Mengirimkan email kepada seseorang/beberapa orang sekaligus dan juga mengirimkannya sebagai terusan untuk penerima lain.
Ketika mengirimkan email, salah satu kolom isian yang harus diisi adalah penerima. Ada beberapa pilihan isian antara lain: To:, Cc:, dan Bcc:. Namun, seringkali tidak banyak yang memaksimalkan fungsi-fungsi tersebut.
Nah, apakah perbedaan dari ketiga istilah diatas? Berikut beberapa informasinya:
To: Disinilah kita mengetikkan alamat tujuan pengiriman email. Kita dapat mengirimkan sebuah alamat email saja, atau sekaligus beberapa alamat. Setiap alamat email bisa dipisahkan dengan tanda koma (,).Misalnya: penerimasatu@domain.com, penerimadua@domaindua.com, dan seterusnya. Dalam konteks tersebut, penerima satu dan dua akan tahu kepada siapa saja email tersebut dikirimkan.
Cc: Ini merupakan kependekan dari “Carbon Copy”. Ini mirip dengan istilah pertama diatas. Bedanya terlihat kepada kesan kepada siapa email utama ditujukan; dan kepada siapa salinan email juga akan dibaca. Penerima yang dituliskan dalam kolom To: akan dapat melihat alamat email penerima lainnya, dan begitu juga sebaliknya. Penggunaan seperti ini biasanya digunakan ketika kita ingin memberitahukan pihak lain ketika kita mengirimkan email kepada penerima utama.
Contoh: Saya ingin berkirim email kepada Pak Toge, dan saya ingin pula Pak Bambang menerima salinan email tersebut. Pak Toge tahu bahwa email saya juga dikirimkan ke Pak Bambang (sebagai salinan), dan begitu juga sebaliknya dengan Pak Bambang.
Bcc: Kependekan dari “blind carbon copy”. Sedikit berbeda dengan Cc: seperti dijelaskan diatas. Disini, semua penerima yang dituliskan dibagian Bcc: tidak tahu kepada siapa saja email tersebut dikirimkan. Seolah-olah, email tersebut dikirimkan satu per satu ke setiap penerima. Padahal, kita hanya mengirimkan satu kali, langsung kebeberapa penerima. Satu-satunya alamat email lain yang terlihat adalah alamat email pada kolom To:. Untuk menghindari supaya tidak ada alamat email lain yang terlihat (selain alamat email Anda sendiri), Anda bisa memasukkan alamat email Anda sendiri pada kolom To:, kemudian masukkan alamat email penerima lain dalam kolom Bcc:.
Senin, 11 Januari 2010
CC dan BCC di Email
Diposting oleh ocny di 17.30 0 komentar
MELAMPIRKAN FILE DALAM EMAIL,Langkah 1Buka email anda, misalnya jika email anda adalah ini_suratku@yahoo.com, maka yang pertama anda jalankan adalah situs Yahoo.Com di salah satu browser seperti Mozilla Firefox atau Internet Explorer.OK, simplenya....Jalankan browser, Start Program mozilla Fire Fox atau Start Internet....Ketik di address: Yahoo.Com dan klik tombol Go atau tekan EnterSetelah itu, masukkan ID yahoo dan PasswordnyaYang jelas kita Login dulu ke email kita, Okay?Untuk lebih jelas tentang login ke email,Lupa cara login atau masuk ke email? silakan klik dulu disini untuk mempelajari bahasan tentang masuk ke email: MASUK KE EMAIL, LOGIN ATAU SIGN INI.nah, sekarang, kita sudah masuk ke email kita.Langkah 2Klik New di bagian atas jendela sebelah kiri, untuk menulis atau mengirim email.Lupa cara menulis surat? Klik di sini untuk pelajari cara ngirim email!Langkah 3Setelah di klik New, kita akan dihadapkan pada kotak isian surat Yahoo.Silakan isi seperti contoh berikut, mulai dari alamat yang dituju, subject dan isi surat kita.Langkah 4Setelah yakin, semua isian surat kita isi, cari di bagian atas, tombol Attach.Tombol ini akan menghubungkan email kita dengan lokasi dimana kita menyimpan file atau foto yang akan kita kirimkan lewat email.Klik Attach!!Selanjutnya Yahoo akan mulai melampirkan file atau gambar yang kita sisipkan lewat tombol attach tadi. Ini sama dengan proses Upload atau mengirimkan data ke internet.tombol Cancel berfungsi untuk membatalkan file yang akan dilampirkan.tunggu sampai proses scanning selesai....Jika proses scanning selesai tampilannya maka seperti Seperti ini......Jika proses scanning sudah selesai, akan muncul tombol remove di sebelah kanan file atau gambar yang akan kita kirimkan, yang berfungsi untuk menghapus lampiran file tersebut, jika memang tidak jadi dilampirkan dan akan diganti dengan flampiran lainnya.Untuk melampirkan file atau gambar lainnya, kita tinggal meng-klik lagi tombol Attach untuk meng-upload file ke email.Langkah 5Jika semuanya sudah yakin terisi dan file yang akan kita lampirkan sudah muncul di bagian lampiran (diantara subject surat dan isi surat)Maka langsung kita tekan Send (=kirim)Untuk mengirimkan email yang berisi lampiran file tadi.....
Diposting oleh ocny di 17.22 0 komentar
Jumat, 08 Januari 2010
Rasio-rasio Keuangan
Dalam membaca laporan keuangan suatu perusahaan ataupun annual report suatu perusahaan, biasanya terdapat infomasi tambahan mengenai rasio-rasio tertentu. Sebenarnya apakah rasio-rasio tersebut dan bagaimana mendapatkan rasio tersebut akan dibahas dalam artikel ini.
Rasio-rasio keuangan bermanfaat untuk membantu pemakai laporan keuangan untuk melakukan berbagai analisa atas kinerja keuangan perusahaan. Melalui angka-angka rasio keuangan, pemakai dapat membuat berbagai analisa kinerja perusahaan termasuk keputusan investasi. Secara umum, rasio keuangan dibagi ke dalam beberapa kelompok seperti: rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio utang atau leverage, rasio kemampulabaan, serta rasio saham.
Adapun beberapa rasio penting yang umum digunakan dalam analisa laporan keuangan adalah:
1. Current Ratio (Rasio Lancar)
Rasio ini menunjukkan sejauh mana aktiva lancar dapat menutupi kewajiban lancar. Semakin besar current ratio, semakin tinggi kemampuan perusahaan untuk menutupi kewajiban jangka pendek.
Current Ratio = Aktiva Lancar / Utang Lancar
2. Debt to Equity Ratio (Rasio Utang atas Modal)
Rasio ini sering disebut dengan rasio leverage, menggambarkan struktur modal yang dimiliki oleh perusahaan, dengan demikian dapat dilihat struktur risiko tidak tertagihnya utang. Semakin kecil angka rasio ini semakin baik.
Debt to Equity = Total Utang / Ekuitas
3. Total Debt to Total Asset
Menggambarkan aktiva yang dipergunakan oleh perusahaan untuk menutup hutang baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Total Debt to Total Asset = Total Utang / Total Aktova
4. Operating Profit Margin
Rasio ini mengukur seberapa besar kontribusi penjualan terhadap laba operasi. Semakin besar rasio ini semakin baik.
OPM = Laba Operasi / Penjualan
5. Net Profit Margin
Rasio ini mengukur seberapa besar kontribusi penjualan terhadap laba bersih perusahaan. Rasio ini semakin besar semakin baik.
NPM = Laba Bersih / Penjualan
6. Return on Equity (ROE)
Menggambarkan seberapa besar kontribusi keuntungan terhadap pemegang saham.
ROE = Laba Bersih / Ekuitas
7. Earning Per Share (EPS)
Rasio ini menggambarkan jumlah laba yang dihasilkan perusahaan untuk tiap saham yang diterbitkan.
EPS = Laba Bersih / Jumlah Saham
8. Price Earning Ratio (PER)
Menggambarkan apresiasi pasar terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. PER dihitung dalam satuan kali. Sebagai contoh, jika suatu saham memiliki PER 10 kali berarti pasar menghargai 10 kali atas kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Bagi investor, semakin kecil PER-nya semakin bagus karena berarti saham tersebut relatif murah.
9. Book Value (Nilai Buku Saham)
Menggambarkan perbandingan total dana pemegang saham terhadap jumlah saham.
BV = Total Ekuitas / Jumlah Saham
10. Price to Book Value
Menggambarkan seberapa besar pasar menghargai nilai buku saham suatu perusahaan. Makin tinggi rasio ini berarti pasar percaya akan prospek perusahaan.
PBV = Harga Saham / Nilai Buku Saham
Diposting oleh ocny di 19.00 0 komentar
RASIO – RASIO KEUANGAN PERUSAHAAN
RASIO – RASIO KEUANGAN PERUSAHAAN
Untuk dapat memproleh gambaran tentang perkembangan finansial suatu perusahaan, perlu mengadakan analisa atau interprestasi terhadap data finansial dari perusahaan bersangkutan, dimana data finansial itu tercermin didalam laporan keuangan. Ukuran yang sering digunakan dalam analisa finansial adalah ratio.
Laporan Keuangan dibuat agar dapat digunakan suatu kegunaan yang penting adalah dalam menganalisis kesehatan ekonomi perusahaan. Menurut Kown ( 2004 ; 107 ) : “ Hasil dari menganalisis laporan keuangan adalah rasio keuangan berupa angka-angka dan rasio keuangan harus dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan”.
analisa Laporan Keuangan menyangkut pemeriksaaan keterkaitan angka–angka dalam laporan keuangan dan trend angka –angka dalam beberapa periode, satu tujuan dari analisis laporan keuangan menggunakan kinerja perusahaan yang lalu untuk memperkirakan bagaimana akan terjadi dimasa yang akan datang.
Menurut Van Horne ( 2005 : 234) : “Rasio keuangan adalah alat yang digunakan untuk menganalisis kondisi keuangan dan kinerja perusahaan. Kita menghitung berbagai rasio karena dengan cara ini kita bisa mendapat perbandingan yang mungkin akan berguna daripada berbagai angka mentahnya sendiri”.
Meskipun analisis rasio mampu memberikan informasi yang bermanfaat sehubungan dengan keadaan operasi dan kondisi keuangan perusahaan, terdapat juga unsur keterbatasan informasi yang membutuhkan kehati – hatian dalam mempertimbangkan masalah yang terdapat dalam perusahaan tersebut.
Menurut Kown (2004: 108) : Rasio keuangan setidaknya dapat memberikan jawaban atas empat pertanyaan yaitu :
1. Bagaimana Likuiditas Perusahaan
2. Apakah Manajemen efektif menghasilkan laba operasi atas aktiva
3. Bagaimana perusahaan didanai
4. Apakah pemegang saham biasa mendapatkan tingkat pengembalian
yang cukup.
Hal ini disebabkan sulitnya mendapatkan rata – rata pembanding yang tepat bagi perusahaan yang mengoperasikan beberapa divisi yang berbeda pada industri yang berlainan.
Sebagai salah satu bentuk informasi yang relevan dan kegunaanya yang efektif dalam menganalisa rasio dalam pengambilan keputusan. Dalam melakukan analisa, penganalisa dapat menggunakan dua macam perbandingan yaitu :
1. Membandingkan rasio sekarang dengan rasio – rasio yang lalu atau dengan rasio – rasio yang diperkirakan untuk waktu yang akan datang dari perusahaan yang sama.
2. Membandingkan rasio perusahaan dengan rasio –rasio yang sejenis dengan perusahaan lain yang sejenis, dan pada waktu yang sama.
Menurut Sumber datanya Van Horne ( 2005 : 234) : Angka rasio dapat dibedakan atas :
1. Rasio – rasio neraca ( Balance Sheet Ratio ), yaitu ratio – ratio yang disusun dari data yang berasal dari neraca, misalnya current ratio, acid test ratio, current asset to total asset ratio, current liabilities to total asset ratio dan lain sebagainya.
2. Rasio – rasio Laporan Laba Rugi ( Income Statement Ratio ), ialah data yang disusun dari data yang berasal dari income statement, misalnya gross profit, net margin, operating margin, operating ratio dan sebagainya.
3. Rasio –rasio antar Laporan Keuangan ( Intern Statement Ratio), ialah ratio –ratio yang disusun dari data yang berasal dari neraca dan data lainya berasal dari income statement, misalnya asset turnover, Inventory turnover, receivable turnover, dan lain sebagainya.
Rasio keuangan dapat dibagi kedalam tiga bentuk umum yang sering dipergunakan yaitu : Rasio Likuiditas, Rasio Solvabilitas ( Leverage ), dan Rasio Rentabilitas.
1. Ratio Likuiditas (Liquidity Ratio)
Merupakan Ratio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajian financial jangka pendek yang berupa hutang – hutang jangka pendek (short time debt) Menurut Van Horne :”Sistem Pembelanjaan yang baik Current ratio harus berada pada batas 200% dan Quick Ratio berada pada 100%”. Adapun yang tergabung dalam rasio ini adalah :
a. Current Ratio ( Rasio Lancar)
Merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki,
Current Ratio dapat dihitung dengan rumus :
Current Ratio = Aktiva Lancar
Hutang Lancar
Contoh : Current Ratio Pada PT XYZ Medan adalah sebagai berikut ( dalam Rupiah ) :
Tahun 2005 : = 1,04
Tahun 2006 : = 1,05
Ini berarti bahwa kemampuan untuk membayar hutang yang segera harus dipenuhi dengan aktiva lancar, untuk tahun 2005 adalah setiap Rp. 1 hutang lancar dijamin oleh Aktiva lancar Rp. 1,04. untuk tahun 2006 adalah setiap hutang lancar Rp. 1 dijamin oleh Rp.1,05 aktiva lancar.
b. Quick Ratio ( Rasio Cepat )
Merupakan rasio yang digunaka untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva yang lebih likuid . Quick Ratio dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Quick Ratio = Aktiva Lancar – Persediaan
Hutang Lancar
c. Cash Ratio ( Rasio Lambat)
Merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan kas yang tersedia dan yang disimpan diBank. Cash Ratio dapat dihitung dengan Rumus yaitu :
Cash Ratio = Cash + Efek
Hutang Lancar
2. Ratio Solvabilitas
Rasio ini disebut juga Ratio leverage yaitu mengukur perbandingan dana yang disediakan oleh pemiliknya dengan dana yang dipinjam dari kreditur perusahaan tersebut. Rasio ini dimaksudkan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktiva perusahaan dibiayai oleh hutang rasio ini menunjukkan indikasi tingkat keamanan dari para pemberi pinjaman (Bank). Adapun Rasio yang tergabung dalam Rasio Leverage adalah :
a. Total Debt to Equity Ratio (Rasio Hutang terhadap Ekuitas)
Merupakan Perbandingan antara hutang – hutang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dan menunjukkan kemampuan modal sendiri, perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibanya .
Rasio ini dapat dihitung denga rumus yaitu :
Total Debt to equity Ratio = Total Hutang
Ekuitas Pemegang Saham
b. Total Debt to Total Asset Ratio ( Rasio Hutang terhadap Total Aktiva )
Rasio ini merupakan perbandingan antara hutang lancar dan hutang jangka panjang dan jumlah seluruh aktiva diketahui. Rasio ini menunjukkan berapa bagian dari keseluruhan aktiva yang dibelanjai oleh hutang. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Total Debt to Total Asset Ratio = Total Hutang
Total Aktiva
3. Ratio Rentabilitas
Rasio ini disebut juga sebagai Ratio Profitabilitas yaitu rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba atau keuntungan, profitabilitas suatu perusahaan mewujudkan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut.
Yang termasuk dalam ratio ini adalah :
a. Gross Profit Margin ( Margin Laba Kotor)
Merupakan perandingan antar penjualan bersih dikurangi dengan Harga Pokok penjualan dengan tingkat penjualan, rasio ini menggambarkan laba kotor yang dapat dicapai dari jumlah penjualan.
Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Gross Profit Margin = Laba kotor
Penjualan Bersih
b. Net Profit Margin (Margin Laba Bersih)
Merupakan rasio yang digunaka nuntuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan dengan volume penjualan.
Rasio ini dapat dihitung dengan Rumus yaitu :
Net Profit Margin = Laba Setelah Pajak
Penjualan Bersih
c. Earning Power of Total investment
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan dari modal yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan keuntungan netto. . Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Earning Power of Total investment = Laba Sebelum Pajak
Total aktiva
d. Return on Equity (Pengembalian atas Ekuitas)
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan dari modal sendiri untuk menghasilkan keuntungan bagi seluruh pemegang saham, baik saham biasa maupun saham preferen. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Return on Equity = Laba Setelah Pajak
Ekuitas Pemegang Saham
Diposting oleh ocny di 18.57 0 komentar
Selasa, 05 Januari 2010
Catatanku (Melly g ft Baim)
(Melly)Awan Awan
Menghitam
Langit runtuhkan dunia
Saat aku tahu ternyata akhir ku tiba
(Baim)Mengapa semua menangis
Padahal ku selalu tersenyum
Usap air matamu
Aku tak ingin ada kesedihan
Reff :
(Melly)Burung sampaikan nada pilu
Angin terbangkan rasa sedih
Jemput bahagia diharinya
Berikan dia hidup
(Baim)Tuhan terserah mau-Mu
Aku ikut mau-Mu Tuhan
Ku catat semua ceritaku
Dalam harianku
Diposting oleh ocny di 22.03 0 komentar
Senin, 04 Januari 2010
New Eta - 7 Sumpah
Ada yang hilang jiwaku tak tenang
Semakin dalam tubuhku tenggelam
Oh hujan badai temani aku pulang
Dinginnnya malam tak mampu ku bertahan
Kini kau datang berikan aku ruang
Walau kau lelah tapi nafasku panjang
Akankah s’lalu kau tetap menemani
Sinari aku bagai cahaya mentari
Aku berjanji jika saatnya nanti
Kau ku beri arti hingga diriku mati
Yang hilang biarlah hilang
Yang pergi biarlah pergi
Tetap kau disini temani aku malam ini
Kini dimana harus ku cari lagi
Saat kau pergi tinggal aku sendiri
Lelah ku cari tak juga ku temui
Saat kau hilang tujuh sumpah ku maki
Aku berjanji jika nanti kau pergi
Akan selalu ku doakan kau mati
Aku yang slama ini berharap kau untuk coba mengerti
Untuk apa ku disini terjerat gelap malam ini
Dan aku yang slama ini berharap kau untuk cepat kembali
Temani aku tuk pulang dimana aku tenggelam, hilang
[*]
Yang hilang biarlah hilang
Yang pergi biarlah pergi
Tetap kau disini temani aku malam ini
Yang hilang biarlah hilang
Yang pergi biarkan mati
Tetap disini temani aku warnai hari
Diposting oleh ocny di 00.33 0 komentar
New Eta - Dalam Pekatnya
Sepertinya aku menyadari Saat kau pergi tinggalkan aku
Artimu kini kuresapi Ketika sunyi mendekap hati
Ingin pelukan malam ini Dalam pekatnya aku menangis
Sejenak langkah kuterhenti Dimana kini aku berdiri
Persetan pagi ini
Aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali
Bermimpi…
Saatnya kini kumengerti Langkahku ingin aku menepi
Semua harus kuakhiri Penantianku sampai disini
Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali bermimpi
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini
Aku mungkin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…
Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Cukup sudah aku menanti disini
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini
Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi
Biar lepas aku kembali bermimpi
Persetan hari ini aku lelah untuk berlari
Coba untuk hindari hati disini
Aku mungkin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…
Aku ingin jatuh hati
Tapi pasti patah lagi
Adilkah ini…
Persetan hari ini
Aku lelah berlari
Jangan bangunkan aku lagi
Disini…
Diposting oleh ocny di 00.28 0 komentar
